CONTRACTORS ALL RISK

Menjamin semua risiko kerusakan atau kerugian yang terjadi dalam proses pembangunan atau konstruksi (kecuali beberapa risiko saja yang tercantum dalam pengecualian).

Jaminan Asuransi Contractors’ All Risks (CAR) termasuk:

·   Jaminan untuk Kebakaran, Petir, Ledakan, Kejatuhan Pesawat dan Asap

·   Jaminan untuk Kerusuhan, Pemogokan, Perbuatan Jahat dan Huru Hara

·   Jaminan untuk Angin Topan, Badai, Banjir dan Kerusakan akibat Air

·   Jaminan untuk Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami

·   Jaminan untuk Tanah Longsor dan Pergerakan Tanah

·   Jaminan untuk Perampokan dan Pencurian

·   Jaminan untuk Kesalahan desain (faulty design) – optional

·   Jaminan untuk Kesalahan atau kelalaian tenaga kerja (bad workmanship)

·   Jaminan untuk Kecelakaan lainnya.

Iklan

Polis Contractors’ All Risks (CAR) terdiri dari 2 Bagian :

Bagian 1 : Kerusakan Material (Material Damage)

Polis menjamin kerugian atau kerusakan fisik, yang tidak terduga dan tiba-tiba dari sebab apapun, selain dari hal-hal yang dikecualikan secara khusus, sehubungan dengan proses pembangunan atau konstruksi tsb

Objek Pertanggungan

Objek Pertanggungan Asuransi Contractors’ All Risks (CAR) dapat berupa:

·   Contract Work – Kontrak Pekerjaan termasuk pekerjaan awal, bangunan sementara, material stocks dan biasanya sudah termasuk Pajak (PPn).

·   Material atau bahan-bahan yang disediakan oleh principal atau pemilik.

·   Alat-alat berat atau mesin-mesin penunjang pekerjaan (Construction Plant and Equipment or Machinery)

·   Biaya pembersihan puing (Clearance of debris)

Jangka Waktu Pertanggungan

Polis Contractors’ All Risks (CAR) mulai berlaku sejak dimulainya pekerjaan atau setelah dibongkarnya barang di lokasi dan berakhir terhadap bagian dari kontrak pekerjaan yang telah diserahterimakan atau digunakan ditambah dengan masa pemeliharaan (maintenance period).

Pengecualian

  • Perang, terorisme, nuklir dan radioaktif
  • Kesengajaan oleh Tertanggung
  • Penghentian pekerjaan baik total atau parsial
  • Gangguan usaha, termasuk penalti, kerugian karena keterlambatan
  • Kesalahan desain (faulty design)
  • Biaya penggantian atau perbaikan material / pengerjaan yang cacat (defective material and bad workmanship)
  • Aus, korosi, sifat barang itu sendiri
  • Kerusakan elektrik atau mekanik pada peralatan konstruksi atau mesin-mesin
  • Kerusakan pada kendaraan umum 
  • Kerusakan pada berkas, gambar atau catata (files and drawings).
Iklan

Bagian 2 : Tanggung Jawab Hukum terhadap Pihak Ketiga (Third Party Liability)

Polis menjamin tangung jawab hukum terhadap pihak ketiga sehubungan dengan pelaksanaan pekerjaan atas cidera badan (bodily injury), kerusakan harta benda (property damage) dan biaya-biaya hukum (law costs and expenses)

a)   bodily injury: cedera badan atau sakit pihak ketiga karena kecelakaan (baik fatal ataupun tidak),

b)   property damage: kerugian atau kerusakan karena kecelakaan atas harta benda milik pihak ketiga

c)   law costs and expenses: semua ongkos dan biaya litigasi yang diperoleh penuntut dari Tertanggung, dan semua ongkos dan biaya yang timbul dengan persetujuan tertulis Penanggung.

*sumber ahliasuransi

travel insurance
Hypnowriting