BAGAIMANA PERUSAHAAN ASURANSI MENENTUKAN BESARAN PREMI YANG HARUS DIBAYARKAN UNTUK ASURANSI JIWA DAN KESEHATAN ?

Perusahaan asuransi menentukan besaran premi yang harus dibayar oleh nasabah berdasarkan beberapa faktor. Berikut adalah beberapa faktor yang mempengaruhi penentuan besaran premi:

Usia

Semakin tua usia seseorang, semakin besar kemungkinan ia mengalami masalah kesehatan atau risiko lainnya, sehingga premi yang harus dibayarkan biasanya lebih tinggi.

Kondisi kesehatan

Jika seseorang memiliki kondisi kesehatan yang buruk atau pernah mengalami penyakit serius, premi yang harus dibayarkan akan lebih tinggi karena risiko klaim akan lebih besar.

Jenis produk asuransi

Jenis produk asuransi yang berbeda-beda memiliki risiko yang berbeda-beda pula, sehingga premi yang harus dibayarkan dapat berbeda-beda.

Nilai pertanggungan

Semakin besar nilai pertanggungan yang diminta, semakin besar premi yang harus dibayarkan.

Durasi masa pertanggungan

Semakin lama durasi masa pertanggungan, semakin besar risiko dan semakin besar premi yang harus dibayarkan.

Gender

Pada beberapa produk asuransi, gender dapat mempengaruhi besaran premi karena risiko yang berbeda-beda antara pria dan wanita.

Iklan

Kebiasaan hidup

Misalnya, perokok biasanya harus membayar premi yang lebih tinggi daripada yang tidak merokok.

Pekerjaan

Pekerjaan yang berisiko tinggi seperti petugas pemadam kebakaran atau petugas konstruksi dapat mempengaruhi besaran premi.

 

Perusahaan asuransi menggunakan data statistik dan analisis risiko untuk menentukan besaran premi yang harus dibayarkan. Semua faktor di atas dievaluasi untuk menentukan risiko klaim dan besaran premi yang sesuai. Oleh karena itu, nasabah perlu memberikan informasi yang jujur dan akurat kepada perusahaan asuransi saat mengajukan aplikasi asuransi.

Iklan
Iklan