Rumah Terbakar: Daftar Isi Rumah Diminta dalam 14 Hari, Sudah Siap?

Rumah terbakar. Anda selamat, dan itu yang terpenting.

Beberapa hari kemudian, petugas asuransi meminta sesuatu yang terdengar sederhana: daftar semua barang yang hangus, lengkap dengan taksiran harganya.

Tiba-tiba Anda sadar: Anda sendiri tidak ingat isi rumah Anda.

Cerita ilustrasi

(Nama dan angka hanyalah contoh.)

Pak Surya kehilangan dapur dan ruang tamu dalam kebakaran. Saat diminta daftar barang, ia hanya mampu mengingat televisi dan sofa. Meja makan, lemari, peralatan dapur, dan elektronik lain tidak tercatat dan tidak ada fotonya.

Daftar yang ia serahkan jauh lebih pendek daripada isi rumah sesungguhnya. Akibatnya nilai yang dapat dibuktikan jauh lebih kecil dari kerugian yang ia rasakan.

Apa kata polisnya?

PSAKI mengatur urutan kewajiban setelah kebakaran. Ringkasannya:

  • Segera memberi tahu perusahaan (Pasal 5 ayat 5.1.1).
  • Dalam 7 hari kalender, menyerahkan keterangan tertulis: apa yang terbakar, musnah, hilang, rusak, dan terselamatkan, serta penyebabnya (ayat 5.1.2).
  • Dalam 14 hari kalender, menyerahkan daftar nama barang dan taksiran harga satu demi satu sesaat sebelum kejadian, serta daftar sisa barang (Pasal 9).
  • Paling lambat 12 bulan, mengajukan tuntutan ganti rugi atas jumlah kerugian (ayat 5.1.3).

Dokumen tuntutan juga mencakup formulir klaim, fotokopi polis, dan berita acara atau surat keterangan dari Kepala Desa, Lurah, atau kepolisian setempat (Pasal 7). Pasal 5 menutup dengan tegas: segala hak ganti rugi menjadi hilang bila kewajiban dalam pasal itu tidak dipenuhi.

Dan harganya dihitung bagaimana?

Pasal 10 menyatakan penentuan harga memakai harga sebenarnya sesaat sebelum kejadian, dengan memperhitungkan penyusutan teknis tanpa tambahan laba. Barang dagangan dihitung menurut harga beli dengan mempertimbangkan ketinggalan mode.

Artinya televisi lima tahun lalu dihargai sebagai televisi lima tahun, bukan harga baru. Jadi daftar yang baik mencatat tahun beli dan kondisi barang.

Dan jangan tergoda menambah. Memperbesar kerugian atau menyatakan barang yang tidak ada sebagai musnah bisa menghilangkan hak ganti rugi (Pasal 8).

Siapkan daftarnya sebelum musibah

Buat tabel sederhana di spreadsheet dengan kolom berikut:

RuanganNama barangJumlahTahun beliHarga beliFoto
Ruang tamuTelevisi12022Rp6 jutaYa
DapurKulkas12021Rp5 jutaYa
  • Rekam video keliling rumah setahun sekali, sambil membuka lemari dan laci.
  • Simpan daftar, foto, dan nota di penyimpanan daring, bukan hanya di rumah.
  • Perbarui setiap kali membeli barang bernilai besar.

Tanya jawab

Q: Nota pembelian ikut terbakar. Bagaimana membuktikannya?

A: Bukti pembelian daring, riwayat transaksi di rekening, foto lama di ponsel, dan keterangan dari toko dapat membantu. Tidak ada jaminan, tetapi lebih baik daripada tanpa data sama sekali.

Q: Batas 14 hari sudah terlewat. Apakah semuanya hilang?

A: Segera hubungi perusahaan dan sampaikan keadaannya secara jujur dan tertulis. Polis menyebut hak dapat hilang bila kewajiban tidak dipenuhi, jadi jangan menunggu lebih lama dan jangan menebak sendiri.

Butuh bantuan menyusun daftar?

Bila Anda sedang menghadapi klaim kebakaran atau ingin menyiapkan inventaris sebelum terjadi apa pun, ceritakan situasinya. Kami bantu menjelaskan apa yang perlu disiapkan.

Artikel ini bersifat edukasi umum berdasarkan wording Polis Standar Asuransi Kebakaran Indonesia (PSAKI) edisi revisi 2021. Isi polis tiap perusahaan dapat berbeda, dan keputusan klaim bergantung pada fakta kejadian serta polis yang berlaku. Nama dan angka pada cerita adalah ilustrasi.

Iklan

Tinggalkan Balasan